Rabu, 16 Mei 2012

my artwork *pandawa lima

Hallo.. :)
kali ini saya mau posting soal artwork,
 memang bukan artwork baru, karena belakangan ini sibuk banget jadi gak sempet corat coret kaya dulu.. nah ceritanya waktu itu saya iseng iseng bikin tiga karakter ini.. harusnya shi lima ya?? untuk karakter yudistira udah sempat di publish (rencananya waktu itu mau bikin komik soal pandawa lima) dan dapet komentar dari dosen, kebetulan beliau adalah seorang pecinta WAYANG, koleksi bukunya soal wayang juga jangan ditanya lagi. menurut beliau desain karakter yudistiranya belum dapet, jadi harus observasi lagi guna mengenalli karakter tokohnya satu persatu, ditambah lagi proporsi gambar juga tidak seimbang haha.. maklum waktu buatnya gak pake baca, cuma asal nyontek dari versi wayang kulitnya XD
terakhir saya diminta untuk merefisi gambar tersebut. tapi sampai sekarang tidak ada kelanjutanya karena alasan kesibukan, dan komik pandawa limapun tak lebih hanya tinggal wacana saja :(

nakula dan sadewa

Nakula dan sadewa (yang lebih kecil) merupakan putera kembar pasangan madri dan pandu.. mereka merupakan penjelmaan Dewa kembar bernama aswin, Sang Dewa pengobatan. 
Nakula pandai memainkan senjata pedang.dan sadewa adalah ahli atronomi.
mereka ( nakula dan saewa ) sangat tampan, sangat giat bekerja dan senang melayani kakak-kakaknya. Menjelang akhir hidupnya, ia mengikuti pejalanan suci ke gunung himalaya bersama kakak-kakaknya.
 
 
yudistira

yudistira merupakan saudara para Pandawa yang paling tua. Ia merupakan penjelmaan dari Dewa yama dan lahir dari kunti. Sifatnya sangat bijaksana, tidak memiliki musuh, dan hampir tak pernah berdusta seumur hidupnya. Memiliki moral yang sangat tinggi dan suka mema’afkan serta suka mengampuni musuh yang sudah menyerah. Memiliki julukan Dhramasuta (putera dharma), Ajathasatru (yang tidak memiliki musuh), dan Bhārata (keturunan maharaja bharata). Ia menjadi seorang Maharaja dunia setelah perang akbar di kurukshetra berakhir dan mengadakan upacara aswamedhademi menyatukan kerajaan - kerajaan india kuno agar berada di bawah pengaruhnya. Setelah pensiun, ia melakukan perjalanan suci ke gunung himalaya bersama dengan saudara-saudaranya yang lain sebagai tujuan akhir kehidupan mereka. Setelah menempuh perjalanan panjang, ia mendapatkan surga.

alat :kertas, pensil, tinta cina, drawing pen, adobe ilustrator

1 komentar: